Selamat Datang di Blog King's Shop

King's Shop adalah Toko Online di Surabaya, Bekasi, dan Jakarta yang menyediakan Chemical Pest Control dan Peralatan Pest Control, seperti Termitisida, Rodentisida, Insektisida, Obat Fogging, Obat Spraying, Desinfektan, Herbisida, Mesin Fogging, ULV Cold Fogging, Sprayer, dan lain-lain.
Artikel Terbaru
Cara Usir Tikus Cepat dan Ampuh

Cara Usir Tikus Cepat dan Ampuh

Racun Tikus

Tidak bisa dipungkiri populasi tikus di Indonesia terbilang sangat besar. Umumnya tikus ditemukan di tempat-tempat yang kotor seperti got, pipa, sawah, perkarangan, pasar bahkan tak jarang di dalam rumah. Wah, jika tikus sudah masuk ke dalam rumah tentu hal itu menjadi problematika yang memusingkan. Pasalnya tikus merupakan hewan kotor dan bisa memicu beragam penyakit.

Namun demikian Kamu juga harus tahu bahwa mengusir tikus bukanlah perkara yang mudah. Hewan mamalia ini dikenal cerdik, sangat sulit untuk ditangkap ataupun dijebak. Tapi Kamu tak perlu cemas sebab kali ini King's Shop 031 akan membagikan cara-cara mengusir tikus dari rumah. Kira-kira apa saja, ya? Simak terus ulasannya di bawah ini.

Tikus yang bersarang di dalam rumah tentunya harus segera diusir agar tidak membahayakan kesehatan. Nah, berikut beberapa cara ampuh mengusir tikus yang bisa Kamu lakukan :

MEMELIHARA KUCING 

Pada kenyataannya, kucing memanglah musuh utama tikus. Khususnya, kucing liar biasanya mereka suka memangsa tikus.

Maka itu, Kamu bisa mencoba memelihara kucing agar rumahmu terbebas dari ancaman binatang pengerat. Kucing ini memiliki tingkat penciuman sangat tajam. Dimanapun tikus bersembunyi bisa langsung ditemukan.

Namun demikian cara ini tidak terlalu direkomendasikan. Sebab sebagaimana kita tahu, tikus adalah hewan yang kotor dan tubuhnya penuh dengan virus. Apabila kucing memakan tikus, maka keberadaan kucing tersebut bisa menjadi sumber penyakit dan hal ini berisiko membahayakan kesehatanmu.

MEMELIHARA JANGKRIK 

Tak ada kucing, Kamu bisa memelihara jangkrik. Hewan berukuran kecil ini terbukti dapat membantu membasmi tikus-tikus dari rumah. Hal ini dikarenakan suara nyaringnya yang bisa membuat tikus terganggu. Kamu bisa memelihara hewan ini di kolong meja, gudang atau spot-spot lain yang menjadi persembunyian tikus.

KAPUR BARUS (KAMPER) 

Alat yang biasanya dijadikan pewangi ruangan dan almari ini ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Mungkin bagi kita, kapur barus atau kamper memiliki aroma yang wangi dan segar. Namun tikus bisa mati jika terkena kapur ini.

Untuk menggunakannya, Kamu hanya perlu meletakkan kapur di sudut-sudut yang biasa dijangkau tikus. Hindari memegang kapur ini dengan tangan secara langsung. Kapur ini mengandung zat kimia beracun, jadi jangan sampai dimainkan oleh anak-anak.

MINYAK PEPPERMINT 

Minyak yang memiliki aroma menyegarkan ini berpotensi untuk digunakan sebagai bahan alami pembunuh tikus. Hewan pengerat ini tidak tahan dengan aroma peppermint yang tajam. Sehingga jika menciumnya, tikus-tikus akan mabuk dan terkulai lemah.

Untuk menggunakannya, Kamu bisa langsung menaburkan minyak ini di sudut-sudut ruangan atau di kolong tempat tikus bersembunyi. Jika takut licin, maka cobalah alternatif kedua, yakni dengan mencelupkan kapas ke dalam minyak peppermint. Kemudian letakkan kapas tersebut di wilayah yang dilintasi oleh tikus.

CENGKEH 

Tahu nggak, ternyata rempah berasa pedas yang sering digunakan untuk bumbu masak ini ampuh untuk mengusir tikus loh! Aroma yang dihasilkan dari minyak essensial yang terkandung dalam cengkeh dapat membuat tikus merasa sangat terganggu.

Untuk menggunakannya Kamu bisa membalurkan bubuk cengkeh pada area yang biasa dilewati tikus. Atau jika ingin lebih praktis, cobalah membeli minyak cengkeh. Kamun hanya perlu merendam kapas dengan minyak cengkeh. Lalu letakkan kapas-kapas tersebut di sekitar rumah.

BAKING SODA 

Tikus adalah hewan yang tidak bisa bersendawa ataupun muntah. Jadi, apabila tikus memakan bubuk baking soda maka perut tikus akan terisi gas dan tidak bisa dikeluarkan. Hal ini menyebabkan tikus mati secara perlahan.

Untuk menggunakan jebakan ini, Kamu bisa membalurkan cairan atau bubuk soda di makanan (keju, apel, ikan asin, atau lainnya). Lalu letakkan makanan tersebut di tempat-tempat yang digemari tikus. Atau bisa juga Kamu membalurkan soda secara langsung di sudut tembok, got, pipa tong sampah atau spot lain lokasi persembunyian tikus

DAUN SALAM 

Daun yang sering digunakan sebagai penyedap masakan ini bisa juga loh dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Kamu hanya perlu meletakkan daun di lokasi favorit tikus berkeliaran. Tikus akan dengan sendirinya pergi karena tidak suka mencium baunya.

IRISAN BAWANG 

Siapa sih yang tahan dengan bau bawang? Bahkan tikus pun juga tidak menyukai aroma dari rempah ini. Sebagaimana kita tahu, bawang memiliki bau khas yang sangat tajam. Apabila Kamu meletakkan irisan-irisan bawang di tempat persembunyian tikus, maka bisa dipastikan tikus tidak betah dan pergi dari tempatnya.

BUBUK LADA 

Umumnya kita akan batuk-batuk jika mencium aroma dari bubuk lada. Ya, rempah ini memang memiliki kandungan senyawa piperin yang sangat menyengat. Apabila dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan iritasi pada organ pencernaan.

Aroma dari lada ini juga sangat menganggu indra penciuman tikus. Dengan menaburkannya para area-area persembunyian tikus, perlahan tikus akan sangat terganggu dan pergi.

BUAH MENGKUDU 

Walaupun aromanya tak sedap, tapi kandungan vitamin dan aneka senyawa di dalamya mampu mengobati berbagai macam penyakit. Nah, siapa sangka ternyata buah ini juga ampuh untuk mengusir tikus loh! Hewan pengerat itu tidak tahan dengan bau mengkudu.Untuk menggunakannya, Kamu bisa membalurkan sedikit jus dari buah mengkudu di sudut-sudut dan area yang sering dilalui tikus.

DETERJEN DAN CABE 

Untuk membuatnya, Kamu hanya perlu mencampurkan sesendok detergen, ditambah sesendok teh cabe halus dan sedikit air. Aduk rata semua bahan. Lalu pindahkan ke dalam botol semprot. Apabila Kamu mendapati tikus yang sedang bersarang di rumahmu, Kamu cukup menyemprotkan larutan ini ke arah tikus. Namun pastikan Kamu menggunakan pelindung mata agar tidak merasa perih.

RACUN TIKUS 

Cara mengusir tikus ini terbilang cukup klasik tapi ampuh. Yakni dengan memanfaatkan racun. Kamu bisa mencari racun tikus di swalayan, indomaret, alfamart, atau toko-toko online.

Apabila tikus memakan jebakan tersebut maka dapat dipastikan tikus akan mati. Namun yang jadi kekhawatiran, tikus bisa saja kabur dan mati dalam tempat persembunyian lain. Sehingga akibatnya, akan tercium aroma tak sedap dari bangkainya yang entah berada dimana.

Di King's Shop 031 terdapat beberapa pilihan racun tikus, seperti : Klerat 0,005BB 500gr, Talon 0,005BB 5kg, Contrac 0,005BB 1kg Pil, Contrac 0,005BB 250gr, Contrac 0,005BB 50gr

LEM TIKUS 

Cara ketiga adalah menggunakan lem tikus. Penggunaan lem tikus ini tentu lebih aman dibandingkan racun tikus. Untuk menggunakannya: Pertama Kamu harus menyediakan alas. Boleh dari papa triplek atau lainnya Oleskan lem diatas papan tersebut Kemudian letakkan papan di tempat-tempat yang biasa dijangkau tikus Tak lupa pula, tambahkan sedikit makanan agar tikus semakin tertarik Nantinya apabila tikus berhasil terperangkap di lem, Kamu cukup membuang tikus tersebut berserta papannya.

Di King's Shop 031 ada dua jenis lem tikus yang dijual yaitu : Lem Tikus Cap Gajah, Lem Tikus Papan Cap Gajah  

ALAT PERANGKAP TIKUS 

Metode lain yang bisa Kamu coba untuk menyingkirkan tikus adalah dengan alat perangkap tikus. Cara ini terbilang lumayan ampuh, namun ada juga beberapa tikus yang sudah cerdik dan selalu menghindari alat perangkap. Alat perangkap tikus ini ada berbagai macam, ada yang berbentuk penjepit, sangkar kawat dan sebagainya. Kamu bisa meletakkan alat ini di tempat biasa tikus lewat seperti, dekat dinding atau bawah kolong agar tidak melukai orang-orang yang ada di rumah. Selain itu Kamu juga disarankan untuk menaruh makanan di alat jebakan (misalnya ikan asin, keju, selai kacang) dengan tujuan agar tikus semakin mudah ditangkap.

Dimana tempat membeli Perangkap Tikus Massal? Anda bisa beli DISINI

ALAT ULTRASONIK 

Alat yang satu ini terbilang penemuan baru, cara kerjanya dengan mengeluarkan gelombang suara ultrasonic sebesar 20 kHz. Suara tersebut tak bisa didengar manusia, tapi sangat menganggu bagi hewan pengerat. Menurut petunjuknya, alat ini bisa mengusir tikus dalam jangkauan 200 meter. Alat ini memang cukup efektif untuk mengusir tikus. Tapi ada juga beberapa tikus yang menjadi kebal saat terbiasa mendengar suara tersebut. 

MEMANGGIL JASA PEST CONTROL - RODENT CONTROL 

Apabila semua metode diatas telah dicoba dan tidak mendatangkan hasil, mungkin saatnya bagimu untuk memanggil jasa pengusir tikus profesional. Umumnya seorang pengusir tikus akan melakukan pengecekan lokasi terlebih dahulu. Setelah itu mereka akan menganalisa dan menerapkan metode khusus untuk mengusir tikus. Itulah beberapa cara mengusir tikus di rumah dengan cepat dan aman. Semoga bisa membantu usahamu dalam memberantas tikus ya! 
Racun Tikus

Tidak bisa dipungkiri populasi tikus di Indonesia terbilang sangat besar. Umumnya tikus ditemukan di tempat-tempat yang kotor seperti got, pipa, sawah, perkarangan, pasar bahkan tak jarang di dalam rumah. Wah, jika tikus sudah masuk ke dalam rumah tentu hal itu menjadi problematika yang memusingkan. Pasalnya tikus merupakan hewan kotor dan bisa memicu beragam penyakit.

Namun demikian Kamu juga harus tahu bahwa mengusir tikus bukanlah perkara yang mudah. Hewan mamalia ini dikenal cerdik, sangat sulit untuk ditangkap ataupun dijebak. Tapi Kamu tak perlu cemas sebab kali ini King's Shop 031 akan membagikan cara-cara mengusir tikus dari rumah. Kira-kira apa saja, ya? Simak terus ulasannya di bawah ini.

Tikus yang bersarang di dalam rumah tentunya harus segera diusir agar tidak membahayakan kesehatan. Nah, berikut beberapa cara ampuh mengusir tikus yang bisa Kamu lakukan :

MEMELIHARA KUCING 

Pada kenyataannya, kucing memanglah musuh utama tikus. Khususnya, kucing liar biasanya mereka suka memangsa tikus.

Maka itu, Kamu bisa mencoba memelihara kucing agar rumahmu terbebas dari ancaman binatang pengerat. Kucing ini memiliki tingkat penciuman sangat tajam. Dimanapun tikus bersembunyi bisa langsung ditemukan.

Namun demikian cara ini tidak terlalu direkomendasikan. Sebab sebagaimana kita tahu, tikus adalah hewan yang kotor dan tubuhnya penuh dengan virus. Apabila kucing memakan tikus, maka keberadaan kucing tersebut bisa menjadi sumber penyakit dan hal ini berisiko membahayakan kesehatanmu.

MEMELIHARA JANGKRIK 

Tak ada kucing, Kamu bisa memelihara jangkrik. Hewan berukuran kecil ini terbukti dapat membantu membasmi tikus-tikus dari rumah. Hal ini dikarenakan suara nyaringnya yang bisa membuat tikus terganggu. Kamu bisa memelihara hewan ini di kolong meja, gudang atau spot-spot lain yang menjadi persembunyian tikus.

KAPUR BARUS (KAMPER) 

Alat yang biasanya dijadikan pewangi ruangan dan almari ini ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus dari rumah. Mungkin bagi kita, kapur barus atau kamper memiliki aroma yang wangi dan segar. Namun tikus bisa mati jika terkena kapur ini.

Untuk menggunakannya, Kamu hanya perlu meletakkan kapur di sudut-sudut yang biasa dijangkau tikus. Hindari memegang kapur ini dengan tangan secara langsung. Kapur ini mengandung zat kimia beracun, jadi jangan sampai dimainkan oleh anak-anak.

MINYAK PEPPERMINT 

Minyak yang memiliki aroma menyegarkan ini berpotensi untuk digunakan sebagai bahan alami pembunuh tikus. Hewan pengerat ini tidak tahan dengan aroma peppermint yang tajam. Sehingga jika menciumnya, tikus-tikus akan mabuk dan terkulai lemah.

Untuk menggunakannya, Kamu bisa langsung menaburkan minyak ini di sudut-sudut ruangan atau di kolong tempat tikus bersembunyi. Jika takut licin, maka cobalah alternatif kedua, yakni dengan mencelupkan kapas ke dalam minyak peppermint. Kemudian letakkan kapas tersebut di wilayah yang dilintasi oleh tikus.

CENGKEH 

Tahu nggak, ternyata rempah berasa pedas yang sering digunakan untuk bumbu masak ini ampuh untuk mengusir tikus loh! Aroma yang dihasilkan dari minyak essensial yang terkandung dalam cengkeh dapat membuat tikus merasa sangat terganggu.

Untuk menggunakannya Kamu bisa membalurkan bubuk cengkeh pada area yang biasa dilewati tikus. Atau jika ingin lebih praktis, cobalah membeli minyak cengkeh. Kamun hanya perlu merendam kapas dengan minyak cengkeh. Lalu letakkan kapas-kapas tersebut di sekitar rumah.

BAKING SODA 

Tikus adalah hewan yang tidak bisa bersendawa ataupun muntah. Jadi, apabila tikus memakan bubuk baking soda maka perut tikus akan terisi gas dan tidak bisa dikeluarkan. Hal ini menyebabkan tikus mati secara perlahan.

Untuk menggunakan jebakan ini, Kamu bisa membalurkan cairan atau bubuk soda di makanan (keju, apel, ikan asin, atau lainnya). Lalu letakkan makanan tersebut di tempat-tempat yang digemari tikus. Atau bisa juga Kamu membalurkan soda secara langsung di sudut tembok, got, pipa tong sampah atau spot lain lokasi persembunyian tikus

DAUN SALAM 

Daun yang sering digunakan sebagai penyedap masakan ini bisa juga loh dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Kamu hanya perlu meletakkan daun di lokasi favorit tikus berkeliaran. Tikus akan dengan sendirinya pergi karena tidak suka mencium baunya.

IRISAN BAWANG 

Siapa sih yang tahan dengan bau bawang? Bahkan tikus pun juga tidak menyukai aroma dari rempah ini. Sebagaimana kita tahu, bawang memiliki bau khas yang sangat tajam. Apabila Kamu meletakkan irisan-irisan bawang di tempat persembunyian tikus, maka bisa dipastikan tikus tidak betah dan pergi dari tempatnya.

BUBUK LADA 

Umumnya kita akan batuk-batuk jika mencium aroma dari bubuk lada. Ya, rempah ini memang memiliki kandungan senyawa piperin yang sangat menyengat. Apabila dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan iritasi pada organ pencernaan.

Aroma dari lada ini juga sangat menganggu indra penciuman tikus. Dengan menaburkannya para area-area persembunyian tikus, perlahan tikus akan sangat terganggu dan pergi.

BUAH MENGKUDU 

Walaupun aromanya tak sedap, tapi kandungan vitamin dan aneka senyawa di dalamya mampu mengobati berbagai macam penyakit. Nah, siapa sangka ternyata buah ini juga ampuh untuk mengusir tikus loh! Hewan pengerat itu tidak tahan dengan bau mengkudu.Untuk menggunakannya, Kamu bisa membalurkan sedikit jus dari buah mengkudu di sudut-sudut dan area yang sering dilalui tikus.

DETERJEN DAN CABE 

Untuk membuatnya, Kamu hanya perlu mencampurkan sesendok detergen, ditambah sesendok teh cabe halus dan sedikit air. Aduk rata semua bahan. Lalu pindahkan ke dalam botol semprot. Apabila Kamu mendapati tikus yang sedang bersarang di rumahmu, Kamu cukup menyemprotkan larutan ini ke arah tikus. Namun pastikan Kamu menggunakan pelindung mata agar tidak merasa perih.

RACUN TIKUS 

Cara mengusir tikus ini terbilang cukup klasik tapi ampuh. Yakni dengan memanfaatkan racun. Kamu bisa mencari racun tikus di swalayan, indomaret, alfamart, atau toko-toko online.

Apabila tikus memakan jebakan tersebut maka dapat dipastikan tikus akan mati. Namun yang jadi kekhawatiran, tikus bisa saja kabur dan mati dalam tempat persembunyian lain. Sehingga akibatnya, akan tercium aroma tak sedap dari bangkainya yang entah berada dimana.

Di King's Shop 031 terdapat beberapa pilihan racun tikus, seperti : Klerat 0,005BB 500gr, Talon 0,005BB 5kg, Contrac 0,005BB 1kg Pil, Contrac 0,005BB 250gr, Contrac 0,005BB 50gr

LEM TIKUS 

Cara ketiga adalah menggunakan lem tikus. Penggunaan lem tikus ini tentu lebih aman dibandingkan racun tikus. Untuk menggunakannya: Pertama Kamu harus menyediakan alas. Boleh dari papa triplek atau lainnya Oleskan lem diatas papan tersebut Kemudian letakkan papan di tempat-tempat yang biasa dijangkau tikus Tak lupa pula, tambahkan sedikit makanan agar tikus semakin tertarik Nantinya apabila tikus berhasil terperangkap di lem, Kamu cukup membuang tikus tersebut berserta papannya.

Di King's Shop 031 ada dua jenis lem tikus yang dijual yaitu : Lem Tikus Cap Gajah, Lem Tikus Papan Cap Gajah  

ALAT PERANGKAP TIKUS 

Metode lain yang bisa Kamu coba untuk menyingkirkan tikus adalah dengan alat perangkap tikus. Cara ini terbilang lumayan ampuh, namun ada juga beberapa tikus yang sudah cerdik dan selalu menghindari alat perangkap. Alat perangkap tikus ini ada berbagai macam, ada yang berbentuk penjepit, sangkar kawat dan sebagainya. Kamu bisa meletakkan alat ini di tempat biasa tikus lewat seperti, dekat dinding atau bawah kolong agar tidak melukai orang-orang yang ada di rumah. Selain itu Kamu juga disarankan untuk menaruh makanan di alat jebakan (misalnya ikan asin, keju, selai kacang) dengan tujuan agar tikus semakin mudah ditangkap.

Dimana tempat membeli Perangkap Tikus Massal? Anda bisa beli DISINI

ALAT ULTRASONIK 

Alat yang satu ini terbilang penemuan baru, cara kerjanya dengan mengeluarkan gelombang suara ultrasonic sebesar 20 kHz. Suara tersebut tak bisa didengar manusia, tapi sangat menganggu bagi hewan pengerat. Menurut petunjuknya, alat ini bisa mengusir tikus dalam jangkauan 200 meter. Alat ini memang cukup efektif untuk mengusir tikus. Tapi ada juga beberapa tikus yang menjadi kebal saat terbiasa mendengar suara tersebut. 

MEMANGGIL JASA PEST CONTROL - RODENT CONTROL 

Apabila semua metode diatas telah dicoba dan tidak mendatangkan hasil, mungkin saatnya bagimu untuk memanggil jasa pengusir tikus profesional. Umumnya seorang pengusir tikus akan melakukan pengecekan lokasi terlebih dahulu. Setelah itu mereka akan menganalisa dan menerapkan metode khusus untuk mengusir tikus. Itulah beberapa cara mengusir tikus di rumah dengan cepat dan aman. Semoga bisa membantu usahamu dalam memberantas tikus ya! 
Cara Usir Tikus Cepat dan Ampuh
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifJ_8VachsLHYAxMDfNXTMpxKOn8wxAun6UVPE2HtWOXdL5TLIJWWFWY4ZC31DldKssmHCezb6zuHebNM4H2YDrhiXi3D0mAoTp99azud2Rz9y_yQBkRN2aooIY8rZD-d5FLhFjd5_-PA/s72-c/Tikus+2.jpg
Baca...!
Tikus

Tikus

Tikus
Suku Tikus-tikusan atau Muridae adalah salah satu famili hewan pengerat dari ordo Rodentia. Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus) yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi; juga merupakan hewan peliharaan yang populer.

Habitat dan Penyebaran Tikus 

Tikus ditemukan hampir di seluruh belahan dunia, meskipun banyak subfamili hanya bisa ditemukan di daerah tertentu. Tikus tidak ditemukan di Antartika atau pada banyak pulau yang terletak di tengah samudera. Meskipun tidak satupun dari mereka berasal dari Amerika, beberapa spesies, terutama tikus rumah dan tikus hitam, telah tersebar ke seluruh dunia. Tikus menempati berbagai ekosistem dari hutan tropis hingga tundra. Terdapat pula spesies yang hidup sepenuhnya di dalam tanah (fossorial), di atas pepohonan (arboreal), dan semiakuatik, tetapi sebagian besar merupakan hewan terestrial (hidup di atas tanah)

Makanan dan Susunan Gigi Tikus 

Berbagai kebiasaan makan ditemukan pada tikus, mulai dari spesies herbivora dan omnivora hingga spesies yang hanya mengkonsumsi cacing tanah, spesies jamur, atau serangga air tertentu. Kebanyakan genera mengkonsumsi bahan tumbuhan dan invertebrata kecil, tikus yang hidup di daerah subtropis sering menyimpan benih dan bahan tanaman lainnya untuk konsumsi musim dingin. Tikus memiliki mulut yang mengandung sciurognathous dan diastema. Tikus tidak memiliki gigi taring dan gigi premolar. Tikus biasanya memiliki tiga geraham (meski terkadang ditemukan pula yang hanya memiliki satu atau dua geraham), dan sifat geraham bervariasi menurut genus dan kebiasaan makan

Reproduksi Tikus 

Beberapa spesies tikus merupakan hewan yang sangat sosial, namun ada pula yang soliter. Betina biasanya beranak beberapa kali setiap tahunnya. Di daerah yang hangat, perkawinan mungkin terjadi sepanjang tahun. Meskipun rata-rata usia hidup dari kebanyakan genera pada umumnya kurang dari dua tahun, tikus memiliki potensi reproduksi tinggi dan populasinya cenderung meningkat dengan cepat dan kemudian menurun secara drastis ketika sumber makanan telah habis. Ini sering terlihat dalam siklus tiga sampai empat tahun. 

Jenis Tikus 

  1. Mencit (Mus sp.) 
  2. Tikus rumah (Rattus rattus) 
  3. Tikus got (Rattus norvegicus) 
  4. Tikus sawah (Rattus argentiventer) 
  5. Tikus Wirok (Bandicota sp.) 
  6. Celurut (shrew), yang sering disebut sebagai "tikus", sesungguhnya bukanlah termasuk golongan hewan pengerat, melainkan hewan pemangsa serangga (insektivora). 

Pengendalian Tikus 

Beberapa spesies tikus dikenal sebagai hama tanaman yang cukup merugikan, berikut beberapa cara pengendalian hama yang dikenal: 
  1. Umbi gadung merupakan tumbuhan yang efektif untuk mengendalikan hama tikus. Perlakuan rodentisida gadung blok dan beras yang dicampur ekstrak gadung lebih efektif dalam menarik tikus untuk mengonsumsi dibandingkan dengan umpan ekstrak gadung dengan konsentrasi 25%. 
  2. Rempah-rempah juga efektif sebagai repelen pada tikus. Pada pengujian repelensi di arena, campuran dari cabai rawit merah, bawang putih dan merica merupakan repelen yang efektif untuk mengusir tikus, sedangkan untuk perlakuan di laboratorium bawang putih merupakan repelen yang paling efektif. 
  3. Penggunaan Perangkap Tikus Massal untuk pengendalian tikus rumah pada habitat permukiman merupakan metode yang sederhana mudah untuk diaplikasikan dan aman serta tidak berisiko terhadap lingkungan.
  4. Memelihara jangkrik dapat dilakukan untuk mengusir tikus. Suara jangkrik akan sangat mengganggu pendengaran tikus, karena tikus tidak suka area ramai serta bising.
Tikus
Suku Tikus-tikusan atau Muridae adalah salah satu famili hewan pengerat dari ordo Rodentia. Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus) yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi; juga merupakan hewan peliharaan yang populer.

Habitat dan Penyebaran Tikus 

Tikus ditemukan hampir di seluruh belahan dunia, meskipun banyak subfamili hanya bisa ditemukan di daerah tertentu. Tikus tidak ditemukan di Antartika atau pada banyak pulau yang terletak di tengah samudera. Meskipun tidak satupun dari mereka berasal dari Amerika, beberapa spesies, terutama tikus rumah dan tikus hitam, telah tersebar ke seluruh dunia. Tikus menempati berbagai ekosistem dari hutan tropis hingga tundra. Terdapat pula spesies yang hidup sepenuhnya di dalam tanah (fossorial), di atas pepohonan (arboreal), dan semiakuatik, tetapi sebagian besar merupakan hewan terestrial (hidup di atas tanah)

Makanan dan Susunan Gigi Tikus 

Berbagai kebiasaan makan ditemukan pada tikus, mulai dari spesies herbivora dan omnivora hingga spesies yang hanya mengkonsumsi cacing tanah, spesies jamur, atau serangga air tertentu. Kebanyakan genera mengkonsumsi bahan tumbuhan dan invertebrata kecil, tikus yang hidup di daerah subtropis sering menyimpan benih dan bahan tanaman lainnya untuk konsumsi musim dingin. Tikus memiliki mulut yang mengandung sciurognathous dan diastema. Tikus tidak memiliki gigi taring dan gigi premolar. Tikus biasanya memiliki tiga geraham (meski terkadang ditemukan pula yang hanya memiliki satu atau dua geraham), dan sifat geraham bervariasi menurut genus dan kebiasaan makan

Reproduksi Tikus 

Beberapa spesies tikus merupakan hewan yang sangat sosial, namun ada pula yang soliter. Betina biasanya beranak beberapa kali setiap tahunnya. Di daerah yang hangat, perkawinan mungkin terjadi sepanjang tahun. Meskipun rata-rata usia hidup dari kebanyakan genera pada umumnya kurang dari dua tahun, tikus memiliki potensi reproduksi tinggi dan populasinya cenderung meningkat dengan cepat dan kemudian menurun secara drastis ketika sumber makanan telah habis. Ini sering terlihat dalam siklus tiga sampai empat tahun. 

Jenis Tikus 

  1. Mencit (Mus sp.) 
  2. Tikus rumah (Rattus rattus) 
  3. Tikus got (Rattus norvegicus) 
  4. Tikus sawah (Rattus argentiventer) 
  5. Tikus Wirok (Bandicota sp.) 
  6. Celurut (shrew), yang sering disebut sebagai "tikus", sesungguhnya bukanlah termasuk golongan hewan pengerat, melainkan hewan pemangsa serangga (insektivora). 

Pengendalian Tikus 

Beberapa spesies tikus dikenal sebagai hama tanaman yang cukup merugikan, berikut beberapa cara pengendalian hama yang dikenal: 
  1. Umbi gadung merupakan tumbuhan yang efektif untuk mengendalikan hama tikus. Perlakuan rodentisida gadung blok dan beras yang dicampur ekstrak gadung lebih efektif dalam menarik tikus untuk mengonsumsi dibandingkan dengan umpan ekstrak gadung dengan konsentrasi 25%. 
  2. Rempah-rempah juga efektif sebagai repelen pada tikus. Pada pengujian repelensi di arena, campuran dari cabai rawit merah, bawang putih dan merica merupakan repelen yang efektif untuk mengusir tikus, sedangkan untuk perlakuan di laboratorium bawang putih merupakan repelen yang paling efektif. 
  3. Penggunaan Perangkap Tikus Massal untuk pengendalian tikus rumah pada habitat permukiman merupakan metode yang sederhana mudah untuk diaplikasikan dan aman serta tidak berisiko terhadap lingkungan.
  4. Memelihara jangkrik dapat dilakukan untuk mengusir tikus. Suara jangkrik akan sangat mengganggu pendengaran tikus, karena tikus tidak suka area ramai serta bising.
Tikus
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvt8rX3hPNwgh4ieZJiM5Uj-ybdfpYtJMxvwqBUfOad4uG1GL3HYe2bofkAmYTsra3rve04noIUPxsBtmqqaJfPX41ggwjWviFiQ9XCymexJFTjXqE_ktR_BJj43eg8NyRmA52xFvpymg/s72-c/Tikus.jpg
Baca...!
Brodifakum - Brodifacoum

Brodifakum - Brodifacoum



3-[3-(4'-Bromobiphenyl-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-1-naphthyl]-4-hydroxycoumarin


Rumus Molekul : C31H23BrO3
Massa Molekul :523,44 Dalton

Penanda Produk Brodifakum

NOMOR REGISTER CAS : 56073-10-0 
NOMOR HS : 2932.21.00.00
NOMOR UN : 3027

Sinonim dan Nama Dagang Brodifakum

2H-1-Benzopyran-2-one,3-[3-(4’-bromo(1,1’-biphenyl)-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-1-naphthalenyl)-4-yl)-4-hydroxy- ; 3-[3-(4’-bromo(biphenyl)-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-naphthalen-1-yl]-4-hydroxy-chromen-2-one ; HAVOC ; Klerat ; PP-581; Ratak +; Talon; Volak; Volid; Bromfenacoum.

Sifat Kimia dan Fisika Brodifakum

Keadaan fisik : Padatan berbentuk serbuk, berwarna putih pupus, tidak berbau
Titik lebur : 228 - 232 °C
Tekanan uap : tidak lebih dari 1.33 x 10-7 kPa, pada 25 °C
Kerapatan relatif : 1,42 pada 25 °C
Log Kow : 8,5
Kelarutan : Dalam air 0,24 mg/L pada suhu 200C pada pH 7,4; dalam aseton 20 mg/L pada suhu 200C; dalam kloroform 3 mg/L pada suhu 20 0C; dalam benzena < 6 mg/L pada suhu 200C. Larut dalam etanol, agak larut dalam etil asetat tetapi tidak larut dalam petroleum eter.

Elemen Label Brodifakum Berdasarkan GHS

Penanda Produk : (mencakup informasi tentang nama senyawa atau komposisi kimia penyusun produk dan/ atau nama dagang serta nomor pengenal internasional seperti Nomor Registrasi CAS, Nomor UN atau lainnya).
Identitas Produsen/Pemasok : (mencakup nama, nomor telepon dan alamat lengkap dari produsen/ pemasok bahan kimia)
Piktogram Bahaya :

Kata Sinyal : "BAHAYA"
Pernyataan bahaya :
  1. Fatal jika tertelan, terhirup dan kontak dengan kulit
  2. Dapat merusak fertilitas atau janin
  3. Dapat menyebabkan kerusakan parah jika terhirup, kontak dengan kulit atau tertelan
  4. Sangat toksik bagi kehidupan akuatik jangka pendek dan efek jangka panjang
Pernyataan kehati-hatian (hanya memuat sebagian dari pernyataan kehati-hatian yang ada) :
  1. Kenakan pakaian dan sarung tangan pelindung yang cocok
  2. Jika terjadi kecelakaan atau jika anda merasa tidak sehat, jika memungkinkan segera menghubungi dokter (perlihatkan label kemasan)

Penyimpanan Brodifakum

Pisahkan dari bahan-bahan yang tidak boleh dicampurkan. Simpan dalam kemasan tertutup rapat, terkunci, berventilasi baik, kering, jauh dari cahaya matahari langsung, sumber panas dan api. Jangan menyimpan bahan kimia ini di tempat yang dapat terjangkau oleh anak-anak, hewan piaraan dan ternak.

Penggunaan Brodifakum

Sebagai rodentisida dan anti koagulan yang termasuk senyawa kumarin.

Stabilitas dan Reaktivitas Brodifakum

Stabilitas : Stabil pada suhu sampai 500C dan tekanan normal. Jika terkena panas matahari dapat stabil sampai 30 hari, tetapi dalam bentuk larutannya akan terurai. 

Peruraian yang berbahaya : Bahan ini tidak mudah menyala, tetapi jikamengalami pemanasan akan melepaskan uap yang korosif dan toksik. Hasil urai pada pemanasan berupa uap yang toksik seperti uap brom, oksida karbon atau suatu uap rodentisida yang tidak terurai. 

Polimerisasi : Tidak terjadi polimerisasi. 

Kondisi untuk dihindar : Hindarkan dari panas, nyala api, percikan dan sumber api lain. Kemasan dapat pecah atau meledak jika terkena panas. 

Inkompatibilitas : Tidak dapat dicampurkan dengan bahan pengoksidasi, dapat menimbulkan kebakaran dan ledakan. Campurannya dalam bentuk debu dengan udara dapat terbakar atau meledak.

Informasi dan Taksilogi Brodifakum

Data Toksisitas Brodifakum :

LD50 tikus – oral 160 µg/kg
LD50 tikus – kulit 200 mg/kg
LD50 tikus – terhirup 500 µg/m3/4 jam
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; jantan ) – inhalasi 4,86 µg/l/4 hr
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; betina ) – inhalasi 3,05 µg/l/4 hr
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; jantan ) – kulit 0,2 µg/l/4 hr
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; betina ) – kulit 0,2 µg/l/4 hr
LD50 mencit – oral 290 µg/kg
LD50 Kelinci – per kutan >50 mg/kg
LD50 Kelinci (jantan) – kulit 5210 µg/kg
LD50 Kelinci (betina) – oral 3160 µg/kg
LD50 marmut – oral 2800 µg/kg

Data Mutagenik : 

Pada uji mikronukleus in vivo pada mencit yang diberi dosis tunggal 0,187 mg atau 0,3 mg / kg berat badan tidak terjadi induksi makronukleus eritrosit polikromatik pada sumsum tulang belakang.
Data Karsinogenik :
GHS : Tidak karsinogenik
IARC : Tidak karsinogenik
OSHA : Tidak karsinogenik
NTP : Tidak karsinogenik

Data Iritasi/Korosi : 

Data tidak tersedia

Data Teratogenik : 

Data tidak tersedia

Data Tumorigenik : 

Data tidak tersedia

Data Efek Reproduktif : 

Brodifakum yang diberikan secara oral pada tikus betina dengan dosis harian 0,001; 0,01 dan 0,02 mg / kg berat badan selama masa kehamilam 6-15 hari, tidak menunjukkan efek merugikan pada janin pada terminasi. Jika dosis harian menjadi lebih besar ( > 0,05 mg / kg berat badan) menyebabkan efek antikoagulan yang mengakibatkan peningkatan kemungkinan aborsi.

Efek Lokal : 

Data tidak tersedia

Organ Sasaran : 

darah

Kondisi Medis yang Diperburuk oleh Paparan : 

Tekanan darah tinggi, gangguan pada sistem peredaran dan pembentukan darah, lambung dan usus, ginjal dan hati.

Data Tambahan 

Dapat terjadi interaksi dengan obat-obatan.

Efek Terhadap Kesehatan

Terhirup

Paparan Jangka Pendek :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Absorbsi melalui paru dapat menyebabkan efek pendarahan sebagaimana halnya pada paparan jangka panjang. Beberapa kasus berat dapat menjadi fatal.

Paparan Jangka Panjang :
Sama seperti paparan organofosfat. Paparan berulang atau terus-menerus dapat mengakibatkan efek yang serupa terjadi pada paparan jangka pendek. Efek lainnya yang dilaporkan terhadap pekerja yang terpapar secara berulang meliputi kerusakan daya ingat dan konsentrasi, psikosis akut, depresi berat, cepat marah, rasa bingung, kelesuan, mudah marah, suka menyendiri (menarik diri dari lingkungan sosial), sakit kepala, kesulitan berbicara, waktu respon tertunda, disorientasi tempat, mimpi buruk, berjalan sambil tidur, rasa mengantuk atau insomnia. Juga dilaporkan terjadi efek seperti kondisi mirip sakit flu dengan sakit kepala, mual, lemah, anoreksia dan perasaan tidak enak badan yang tidak jelas.

Tertelan

Paparan Jangka Pendek :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Dapat segera terabsorbsi dari saluran lambung dan usus, menyebabkan penghambatan sintesis protrombin dan kerusakan pada permeabilitas pembuluh kapiler yang mengakibatkan pendarahan internal yang tersebar luas disertai efek-efek yang berkaitan sebagaimana halnya pada paparan jangka panjang. Pada dosis tinggi dapat meyebabkan hipoprotombinemia dan pendarahan diatesis.

Paparan Jangka Panjang :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Paparan berulang dapat menyebabkan mimisan, pendarahan pada gusi dan faring, ruam petekia, memar yang tersebar luas, hematoma, hemoptisis, hematemesis, hematuria, feses bercampur darah, pendarahan hingga ke bagian dalam organ tubuh, saluran lambung dan usus, persendian, daerah perut atau rongga retroperitoneal disertai nyeri perut, punggung, persendian, tungkai dan lengan, serta luka serebrovaskular. Dapat terjadi anemia disertai kelemahan, pucat dan syok. Pendarahan hebat dapat menyebabkan kematian. Penggunaan terapetik beberapa derivat kumarin terkadang dapat menyebabkan gangguan lambung dan usus, peningkatan kadar transaminase, urtikaria, dermatitis, leukopenia, alopesia, demam, reaksi hipersensitivitas, serta kadang-kadang terjadi nekrosis kulit.

Kontak Dengan Mata

Paparan Jangka Pendek :
Paparan akut pada studi iritasi pada kelinci, dengan 100 mg brodifakum teknis menimbulkan konjungtival pada mata kiri pada masing-masing dari 9 kelinci. Tiga kelinci yang dilakukan irigasi dengan larutan brodifakum selama 1 menit dan setelah 30 detik menunjukkan iritis dan kemerahan ringan.

Paparan Jangka Panjang :
Paparan akut pada studi iritasi pada kelinci, dengan 100 mg brodifakum teknis menimbulkan konjungtival pada mata kiri pada masing-masing dari 9 kelinci. Tiga kelinci yang dilakukan irigasi dengan larutan brodifakum selama 1 menit dan setelah 30 detik menunjukkan iritis dan kemerahan ringan .

Kontak dengan kulit

Paparan Jangka Pendek :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Absorbsi melalui kulit dapat menyebabkan efek pendarahan sebagaimana halnya pada paparan jangka panjang. Beberapa kasus berat dapat menjadi fatal.

Paparan Jangka Panjang :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Absorbsi secara berulang dapat menyebabkan penghambatan pada sintesis protrombin dan kerusakan pada permeabilitas pembuluh kapiler yang mengakibatkan pendarahan internal yang tersebar luas disertai efek-efek yang berkaitan seperti pendarahan hidung, hematoma, hematuria, memar yang tersebar luas, dan anemia.

Antidotum 


  • Suspensi karbon aktif (30g/240 ml), dosis dewasa 25 – 100 g, anak-anak (1-12 tahun) 25 – 50 g dan bayi < 1 tahun 1 g/kg berat badan
  • Injeksi Vitamin K1 (fitomenadion), merupakan antidot spesifik setiap pasien dengan Pt dan INR panjag, jangan menggunakan Vitamin K3 (menadion). Terapi keracunan oral dala jumlah kecildapat diberikan tablet Vitamin K1, dewasa 15-25 mg, anak-anak 10 mg. Untuk kasus berat, berikan injeksi IV, sedangkan kasus yang lebih ringan injeksi sub kutan.

Informasi Ekologi

Perilaku dan Potensi Migrasi di Lingkungan : BCF 570

Data Ekotoksisitas :

  • Toksisitas pada Ikan : LC50 (mortalitas) 1000 μg/L selama 96 jam – Cyprinus carpio (Common, mirror, colored, carp’)
  • Toksisitas pada Invertebrata : LC50 (mortalitas) 1000 μg/L selama 96 jam – Tubifex tubifex (Cacing tubificid)

Kontrol Paparan dan Alat Pelindung Diri

Batas paparan : 0,002 mg/m3 TWA yang direkomendasikan (ZENECA)
Metode Pengambilan Sampel : Data tidak tersedia.
Metode/ prosedur pengukuran paparan : Secara kromatografi cair kinerja tinggi fase terbalik setelah diekstraksi dengan metanol.
Ventilasi : Sediakan peralatan penyedot udara atau sistem ventilasi proses tertutup. Pastikan sesuai dengan batas paparan yang ditetapkan.

Alat pelindung diri :

Respirator :

Pada kondisi penggunaan yang berulang atau paparan pada konsentrasi tinggi, perlindungan pernapasan mungkin diperlukan. Penggunaan pelindung pernapasan disesuaikan dengan urutan prioritas dari minimum hingga maksimum. Perhatikan petunjuk peringatan sebelum penggunaan. 

Jenis respirator yang digunakan :

  • Alat pernafasan serba lengkap jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau mode tekanan-positif lainnya.
  • Respirator dengan pasokan udara jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau mode tekanan-positif lainnya dikombinasikan dengan peralatan pasokan udara keselamatan yang terpisah.

Untuk konsentrasi yang tidak diketahui atau seketika/ langsung berbahaya terhadap kehidupan atau kesehatan

  • Respirator dengan persediaan udara dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau pengatur tekanan positif pemurnian udara jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau mode tekanan-positif lainnya dikombinasikan dengan pemasok udara penyelamatan yang terpisah.
  • Alat pernapasan serba lengkap jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh.

Pelindung Mata :
Gunakan kacamata keselamatan yang tahan pecahan yang dilengkapi dengan pelindung wajah. Jangan gunakan lensa kontak ketika bekerja dengan bahan kimia ini. Sediakan kran air pencuci mata untuk keadaan darurat dan semprotan air deras di sekitar lokasi kerja.

Pakaian :
Gunakan pakaian pelindung tahan bahan kimia yang sesuai

Sarung Tangan :
Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia yang sesuai.

Sepatu : Data tidak tersedia T

Tindakan Pertolongan Pertama

Jika terhirup :

Jika aman untuk memasuki area, jauhkan korban dari paparan. Gunakan masker berkatup atau peralatan sejenis untuk melakukan pernafasan buatan (pernafasan keselamatan) jika diperlukan. Gunakan alat bantu pernafasan jika korban tidak dapat bernafas. Jangan lakukan metode pernafasan buatan dari mulut ke mulut, jika korban tertelan atau menghirup bahan, induksi alat bantu pernafasan dengan bantuan kantong pada masker, dengan salah satu valve atau alat bantu pernafasan lainnya. Berikan oksigen jika kesulitan bernafas. Segera bawa ke dokter

Jika tertelan :

Jangan dirangsang untuk muntah atau memberikan minum kepada korban yang tidak sadar. Jika terjadi muntah, jaga posisi kepala agar lebih rendah dari pinggul untuk mencegah aspirasi. Jika korban tidak sadar, palingkan posisi kepala ke samping. Segera bawa ke dokter.
Catatan untuk dokter, jika tertelan, pertimbangkan pemberian bubur karbon aktif dan sorbitol.
Jika terkena mata :
Cuci mata segera dengan air yang banyak atau menggunakan larutan garam fisiologis,sambil sesekali membuka kelopak mata atas dan bawah hingga tidak ada bahan kimia yang tertinggal. Segera bawa ke dokter.

Jika terkena kulit :

Petugas tanggap darurat harus mengenakan sarung tangan dan menghindari kontaminasi. Lepaskan segera pakaian, perhiasan dan sepatu yang terkontaminasi. Pernafasan buatan (pernafasan keselamatan) mungkin diperlukan. Cuci daerah kontak dengan sabun dan air. Segera bawa ke dokter.

Tindakan Penanggulangan Kebakaran 

Bahaya ledakan dan kebakaran : Bahaya kebakaran kecil. Media pemadam :
Bahan kimia kering, busa, karbon dioksida dan air yang disemprotkan.

Bila terjadi kebakaran besar : Gunakan busa atau dengan menyemprotkan air yang banyak, jangan gunakan semprotan yang besar.

Tindakan pemadaman :
Pindahkan kemasan dari lokasi kebakaran jika dapat dilakukan tanpa risiko. Padamkan api yang besar dari lokasi yang terlindungi atau jarak yang aman. Jaga agar posisi jauh dari ujung tangki atau gunakan penyemprot tanpa awak atau monitor asap, jika hal tersebut tidak dimungkinkan tinggalkan tanki yang terbakar. Bendung tumpahan untuk pembuangan lebih lanjut. Jangan menyebarkan tumpahan dengan aliran air bertekanan tinggi. Gunakan media pemadam yang sesuai. Hindari menghirup bahan atau produk hasil pembakaran. Jaga agar posisi berdiri berlawanan dengan arah angin dan hindari daerah yang rendah. Segera berlari jika mendengar suara berisik dari peralatan pemadam atau jika tanki berubah warna.

Produk pembakaran yang berbahaya : Data tidak tersedia

Tindakan Penanganan Tumpahan Bocoran

Cara penanggulangan tumpahan/ bocoran jika terjadi emisi:

Di tempat kerja :

  • Jangan sentuh tumpahan atau wadah yang rusak tanpa menggunakan alat pelindung diri. 
  • Hentikan kebocoran jika dapat dilakukan tanpa risiko. 
  • Segera isolasi tumpahan dan area tumpahan minimal sejauh 25 – 50 meter dari semua arah. 
  • Lindungi saluran air, penampung air, basement atau area tertentu. T
  • utup tumpahan dengan plastik untuk mencegah penyebaran. 
  • Kurangi uap dengan menyemprotkan air.

Tumpahan sedikit :
Absorbsi dengan menggunakan pasir atau bahan lain yang tidak dapat terbakar. Kumpulkan tumpahan ke dalam kemasan yang sesuai untuk pembuangan.Jangan meletakkan air didekat wadah pembuangan.

Tumpahan sedikit dan kering :
Jauhkan kemasan dari lokasi tumpahan dan pindahkan ke tempat yang aman.

Tumpahan banyak :
Bendung tumpahan untuk pembuangan lebih lanjut. Isolasi daerah bahaya dan orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk. Beri ventilasi pada tempat yang tertutup sebelum memasuki area

Ke udara : Data tidak tersedia
Ke air : Data tidak tersedia
Ke tanah : Data tidak tersedia

Pengelolaan Limbah


  • Sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.
  • Bakar atau pendam limbah sisa bahan, jangan membuangnya ke perairan.
  • Cari tikus dan mencit yang mati lalu bakar atau kubur.

Informasi Transportasi 

Pengangkutan Udara IATA/ ICAO :

Nama teknis yang benar : Pestisida derivat kumarin, padatan, beracun
Nomor UN/ID : 3027
Kelas IATA/ICAO : 6.1
Kelompok kemasan : II
Penandaan : Toksik (Toxic)/ Beracun (Poison)

Pengangkutan Laut IMDG :

Kode instruksi kemasan : P002 (IMDG Code)
Nama teknis yang benar : Pestisida derivat kumarin (coumarin derivative pesticide), padatan, beracun
Nomor UN/ID : 3027
Kelas : 6.1
Kelompok kemasan : II
Nomor EmS : 6.1-04
Nomor MFAG Table : 535
Polutan laut : Ya

Informasi Lain 

Nomor RTECS : GN4934750
Nomor EINECS : 259- 980-5


3-[3-(4'-Bromobiphenyl-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-1-naphthyl]-4-hydroxycoumarin


Rumus Molekul : C31H23BrO3
Massa Molekul :523,44 Dalton

Penanda Produk Brodifakum

NOMOR REGISTER CAS : 56073-10-0 
NOMOR HS : 2932.21.00.00
NOMOR UN : 3027

Sinonim dan Nama Dagang Brodifakum

2H-1-Benzopyran-2-one,3-[3-(4’-bromo(1,1’-biphenyl)-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-1-naphthalenyl)-4-yl)-4-hydroxy- ; 3-[3-(4’-bromo(biphenyl)-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-naphthalen-1-yl]-4-hydroxy-chromen-2-one ; HAVOC ; Klerat ; PP-581; Ratak +; Talon; Volak; Volid; Bromfenacoum.

Sifat Kimia dan Fisika Brodifakum

Keadaan fisik : Padatan berbentuk serbuk, berwarna putih pupus, tidak berbau
Titik lebur : 228 - 232 °C
Tekanan uap : tidak lebih dari 1.33 x 10-7 kPa, pada 25 °C
Kerapatan relatif : 1,42 pada 25 °C
Log Kow : 8,5
Kelarutan : Dalam air 0,24 mg/L pada suhu 200C pada pH 7,4; dalam aseton 20 mg/L pada suhu 200C; dalam kloroform 3 mg/L pada suhu 20 0C; dalam benzena < 6 mg/L pada suhu 200C. Larut dalam etanol, agak larut dalam etil asetat tetapi tidak larut dalam petroleum eter.

Elemen Label Brodifakum Berdasarkan GHS

Penanda Produk : (mencakup informasi tentang nama senyawa atau komposisi kimia penyusun produk dan/ atau nama dagang serta nomor pengenal internasional seperti Nomor Registrasi CAS, Nomor UN atau lainnya).
Identitas Produsen/Pemasok : (mencakup nama, nomor telepon dan alamat lengkap dari produsen/ pemasok bahan kimia)
Piktogram Bahaya :

Kata Sinyal : "BAHAYA"
Pernyataan bahaya :
  1. Fatal jika tertelan, terhirup dan kontak dengan kulit
  2. Dapat merusak fertilitas atau janin
  3. Dapat menyebabkan kerusakan parah jika terhirup, kontak dengan kulit atau tertelan
  4. Sangat toksik bagi kehidupan akuatik jangka pendek dan efek jangka panjang
Pernyataan kehati-hatian (hanya memuat sebagian dari pernyataan kehati-hatian yang ada) :
  1. Kenakan pakaian dan sarung tangan pelindung yang cocok
  2. Jika terjadi kecelakaan atau jika anda merasa tidak sehat, jika memungkinkan segera menghubungi dokter (perlihatkan label kemasan)

Penyimpanan Brodifakum

Pisahkan dari bahan-bahan yang tidak boleh dicampurkan. Simpan dalam kemasan tertutup rapat, terkunci, berventilasi baik, kering, jauh dari cahaya matahari langsung, sumber panas dan api. Jangan menyimpan bahan kimia ini di tempat yang dapat terjangkau oleh anak-anak, hewan piaraan dan ternak.

Penggunaan Brodifakum

Sebagai rodentisida dan anti koagulan yang termasuk senyawa kumarin.

Stabilitas dan Reaktivitas Brodifakum

Stabilitas : Stabil pada suhu sampai 500C dan tekanan normal. Jika terkena panas matahari dapat stabil sampai 30 hari, tetapi dalam bentuk larutannya akan terurai. 

Peruraian yang berbahaya : Bahan ini tidak mudah menyala, tetapi jikamengalami pemanasan akan melepaskan uap yang korosif dan toksik. Hasil urai pada pemanasan berupa uap yang toksik seperti uap brom, oksida karbon atau suatu uap rodentisida yang tidak terurai. 

Polimerisasi : Tidak terjadi polimerisasi. 

Kondisi untuk dihindar : Hindarkan dari panas, nyala api, percikan dan sumber api lain. Kemasan dapat pecah atau meledak jika terkena panas. 

Inkompatibilitas : Tidak dapat dicampurkan dengan bahan pengoksidasi, dapat menimbulkan kebakaran dan ledakan. Campurannya dalam bentuk debu dengan udara dapat terbakar atau meledak.

Informasi dan Taksilogi Brodifakum

Data Toksisitas Brodifakum :

LD50 tikus – oral 160 µg/kg
LD50 tikus – kulit 200 mg/kg
LD50 tikus – terhirup 500 µg/m3/4 jam
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; jantan ) – inhalasi 4,86 µg/l/4 hr
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; betina ) – inhalasi 3,05 µg/l/4 hr
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; jantan ) – kulit 0,2 µg/l/4 hr
LD50 tikus (dewasa muda; keturunan wistar; betina ) – kulit 0,2 µg/l/4 hr
LD50 mencit – oral 290 µg/kg
LD50 Kelinci – per kutan >50 mg/kg
LD50 Kelinci (jantan) – kulit 5210 µg/kg
LD50 Kelinci (betina) – oral 3160 µg/kg
LD50 marmut – oral 2800 µg/kg

Data Mutagenik : 

Pada uji mikronukleus in vivo pada mencit yang diberi dosis tunggal 0,187 mg atau 0,3 mg / kg berat badan tidak terjadi induksi makronukleus eritrosit polikromatik pada sumsum tulang belakang.
Data Karsinogenik :
GHS : Tidak karsinogenik
IARC : Tidak karsinogenik
OSHA : Tidak karsinogenik
NTP : Tidak karsinogenik

Data Iritasi/Korosi : 

Data tidak tersedia

Data Teratogenik : 

Data tidak tersedia

Data Tumorigenik : 

Data tidak tersedia

Data Efek Reproduktif : 

Brodifakum yang diberikan secara oral pada tikus betina dengan dosis harian 0,001; 0,01 dan 0,02 mg / kg berat badan selama masa kehamilam 6-15 hari, tidak menunjukkan efek merugikan pada janin pada terminasi. Jika dosis harian menjadi lebih besar ( > 0,05 mg / kg berat badan) menyebabkan efek antikoagulan yang mengakibatkan peningkatan kemungkinan aborsi.

Efek Lokal : 

Data tidak tersedia

Organ Sasaran : 

darah

Kondisi Medis yang Diperburuk oleh Paparan : 

Tekanan darah tinggi, gangguan pada sistem peredaran dan pembentukan darah, lambung dan usus, ginjal dan hati.

Data Tambahan 

Dapat terjadi interaksi dengan obat-obatan.

Efek Terhadap Kesehatan

Terhirup

Paparan Jangka Pendek :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Absorbsi melalui paru dapat menyebabkan efek pendarahan sebagaimana halnya pada paparan jangka panjang. Beberapa kasus berat dapat menjadi fatal.

Paparan Jangka Panjang :
Sama seperti paparan organofosfat. Paparan berulang atau terus-menerus dapat mengakibatkan efek yang serupa terjadi pada paparan jangka pendek. Efek lainnya yang dilaporkan terhadap pekerja yang terpapar secara berulang meliputi kerusakan daya ingat dan konsentrasi, psikosis akut, depresi berat, cepat marah, rasa bingung, kelesuan, mudah marah, suka menyendiri (menarik diri dari lingkungan sosial), sakit kepala, kesulitan berbicara, waktu respon tertunda, disorientasi tempat, mimpi buruk, berjalan sambil tidur, rasa mengantuk atau insomnia. Juga dilaporkan terjadi efek seperti kondisi mirip sakit flu dengan sakit kepala, mual, lemah, anoreksia dan perasaan tidak enak badan yang tidak jelas.

Tertelan

Paparan Jangka Pendek :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Dapat segera terabsorbsi dari saluran lambung dan usus, menyebabkan penghambatan sintesis protrombin dan kerusakan pada permeabilitas pembuluh kapiler yang mengakibatkan pendarahan internal yang tersebar luas disertai efek-efek yang berkaitan sebagaimana halnya pada paparan jangka panjang. Pada dosis tinggi dapat meyebabkan hipoprotombinemia dan pendarahan diatesis.

Paparan Jangka Panjang :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Paparan berulang dapat menyebabkan mimisan, pendarahan pada gusi dan faring, ruam petekia, memar yang tersebar luas, hematoma, hemoptisis, hematemesis, hematuria, feses bercampur darah, pendarahan hingga ke bagian dalam organ tubuh, saluran lambung dan usus, persendian, daerah perut atau rongga retroperitoneal disertai nyeri perut, punggung, persendian, tungkai dan lengan, serta luka serebrovaskular. Dapat terjadi anemia disertai kelemahan, pucat dan syok. Pendarahan hebat dapat menyebabkan kematian. Penggunaan terapetik beberapa derivat kumarin terkadang dapat menyebabkan gangguan lambung dan usus, peningkatan kadar transaminase, urtikaria, dermatitis, leukopenia, alopesia, demam, reaksi hipersensitivitas, serta kadang-kadang terjadi nekrosis kulit.

Kontak Dengan Mata

Paparan Jangka Pendek :
Paparan akut pada studi iritasi pada kelinci, dengan 100 mg brodifakum teknis menimbulkan konjungtival pada mata kiri pada masing-masing dari 9 kelinci. Tiga kelinci yang dilakukan irigasi dengan larutan brodifakum selama 1 menit dan setelah 30 detik menunjukkan iritis dan kemerahan ringan.

Paparan Jangka Panjang :
Paparan akut pada studi iritasi pada kelinci, dengan 100 mg brodifakum teknis menimbulkan konjungtival pada mata kiri pada masing-masing dari 9 kelinci. Tiga kelinci yang dilakukan irigasi dengan larutan brodifakum selama 1 menit dan setelah 30 detik menunjukkan iritis dan kemerahan ringan .

Kontak dengan kulit

Paparan Jangka Pendek :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Absorbsi melalui kulit dapat menyebabkan efek pendarahan sebagaimana halnya pada paparan jangka panjang. Beberapa kasus berat dapat menjadi fatal.

Paparan Jangka Panjang :
Sama seperti paparan pada derivat kumarin. Absorbsi secara berulang dapat menyebabkan penghambatan pada sintesis protrombin dan kerusakan pada permeabilitas pembuluh kapiler yang mengakibatkan pendarahan internal yang tersebar luas disertai efek-efek yang berkaitan seperti pendarahan hidung, hematoma, hematuria, memar yang tersebar luas, dan anemia.

Antidotum 


  • Suspensi karbon aktif (30g/240 ml), dosis dewasa 25 – 100 g, anak-anak (1-12 tahun) 25 – 50 g dan bayi < 1 tahun 1 g/kg berat badan
  • Injeksi Vitamin K1 (fitomenadion), merupakan antidot spesifik setiap pasien dengan Pt dan INR panjag, jangan menggunakan Vitamin K3 (menadion). Terapi keracunan oral dala jumlah kecildapat diberikan tablet Vitamin K1, dewasa 15-25 mg, anak-anak 10 mg. Untuk kasus berat, berikan injeksi IV, sedangkan kasus yang lebih ringan injeksi sub kutan.

Informasi Ekologi

Perilaku dan Potensi Migrasi di Lingkungan : BCF 570

Data Ekotoksisitas :

  • Toksisitas pada Ikan : LC50 (mortalitas) 1000 μg/L selama 96 jam – Cyprinus carpio (Common, mirror, colored, carp’)
  • Toksisitas pada Invertebrata : LC50 (mortalitas) 1000 μg/L selama 96 jam – Tubifex tubifex (Cacing tubificid)

Kontrol Paparan dan Alat Pelindung Diri

Batas paparan : 0,002 mg/m3 TWA yang direkomendasikan (ZENECA)
Metode Pengambilan Sampel : Data tidak tersedia.
Metode/ prosedur pengukuran paparan : Secara kromatografi cair kinerja tinggi fase terbalik setelah diekstraksi dengan metanol.
Ventilasi : Sediakan peralatan penyedot udara atau sistem ventilasi proses tertutup. Pastikan sesuai dengan batas paparan yang ditetapkan.

Alat pelindung diri :

Respirator :

Pada kondisi penggunaan yang berulang atau paparan pada konsentrasi tinggi, perlindungan pernapasan mungkin diperlukan. Penggunaan pelindung pernapasan disesuaikan dengan urutan prioritas dari minimum hingga maksimum. Perhatikan petunjuk peringatan sebelum penggunaan. 

Jenis respirator yang digunakan :

  • Alat pernafasan serba lengkap jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau mode tekanan-positif lainnya.
  • Respirator dengan pasokan udara jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau mode tekanan-positif lainnya dikombinasikan dengan peralatan pasokan udara keselamatan yang terpisah.

Untuk konsentrasi yang tidak diketahui atau seketika/ langsung berbahaya terhadap kehidupan atau kesehatan

  • Respirator dengan persediaan udara dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau pengatur tekanan positif pemurnian udara jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh yang dioperasikan sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan atau mode tekanan-positif lainnya dikombinasikan dengan pemasok udara penyelamatan yang terpisah.
  • Alat pernapasan serba lengkap jenis apa saja dengan pelindung wajah penuh.

Pelindung Mata :
Gunakan kacamata keselamatan yang tahan pecahan yang dilengkapi dengan pelindung wajah. Jangan gunakan lensa kontak ketika bekerja dengan bahan kimia ini. Sediakan kran air pencuci mata untuk keadaan darurat dan semprotan air deras di sekitar lokasi kerja.

Pakaian :
Gunakan pakaian pelindung tahan bahan kimia yang sesuai

Sarung Tangan :
Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia yang sesuai.

Sepatu : Data tidak tersedia T

Tindakan Pertolongan Pertama

Jika terhirup :

Jika aman untuk memasuki area, jauhkan korban dari paparan. Gunakan masker berkatup atau peralatan sejenis untuk melakukan pernafasan buatan (pernafasan keselamatan) jika diperlukan. Gunakan alat bantu pernafasan jika korban tidak dapat bernafas. Jangan lakukan metode pernafasan buatan dari mulut ke mulut, jika korban tertelan atau menghirup bahan, induksi alat bantu pernafasan dengan bantuan kantong pada masker, dengan salah satu valve atau alat bantu pernafasan lainnya. Berikan oksigen jika kesulitan bernafas. Segera bawa ke dokter

Jika tertelan :

Jangan dirangsang untuk muntah atau memberikan minum kepada korban yang tidak sadar. Jika terjadi muntah, jaga posisi kepala agar lebih rendah dari pinggul untuk mencegah aspirasi. Jika korban tidak sadar, palingkan posisi kepala ke samping. Segera bawa ke dokter.
Catatan untuk dokter, jika tertelan, pertimbangkan pemberian bubur karbon aktif dan sorbitol.
Jika terkena mata :
Cuci mata segera dengan air yang banyak atau menggunakan larutan garam fisiologis,sambil sesekali membuka kelopak mata atas dan bawah hingga tidak ada bahan kimia yang tertinggal. Segera bawa ke dokter.

Jika terkena kulit :

Petugas tanggap darurat harus mengenakan sarung tangan dan menghindari kontaminasi. Lepaskan segera pakaian, perhiasan dan sepatu yang terkontaminasi. Pernafasan buatan (pernafasan keselamatan) mungkin diperlukan. Cuci daerah kontak dengan sabun dan air. Segera bawa ke dokter.

Tindakan Penanggulangan Kebakaran 

Bahaya ledakan dan kebakaran : Bahaya kebakaran kecil. Media pemadam :
Bahan kimia kering, busa, karbon dioksida dan air yang disemprotkan.

Bila terjadi kebakaran besar : Gunakan busa atau dengan menyemprotkan air yang banyak, jangan gunakan semprotan yang besar.

Tindakan pemadaman :
Pindahkan kemasan dari lokasi kebakaran jika dapat dilakukan tanpa risiko. Padamkan api yang besar dari lokasi yang terlindungi atau jarak yang aman. Jaga agar posisi jauh dari ujung tangki atau gunakan penyemprot tanpa awak atau monitor asap, jika hal tersebut tidak dimungkinkan tinggalkan tanki yang terbakar. Bendung tumpahan untuk pembuangan lebih lanjut. Jangan menyebarkan tumpahan dengan aliran air bertekanan tinggi. Gunakan media pemadam yang sesuai. Hindari menghirup bahan atau produk hasil pembakaran. Jaga agar posisi berdiri berlawanan dengan arah angin dan hindari daerah yang rendah. Segera berlari jika mendengar suara berisik dari peralatan pemadam atau jika tanki berubah warna.

Produk pembakaran yang berbahaya : Data tidak tersedia

Tindakan Penanganan Tumpahan Bocoran

Cara penanggulangan tumpahan/ bocoran jika terjadi emisi:

Di tempat kerja :

  • Jangan sentuh tumpahan atau wadah yang rusak tanpa menggunakan alat pelindung diri. 
  • Hentikan kebocoran jika dapat dilakukan tanpa risiko. 
  • Segera isolasi tumpahan dan area tumpahan minimal sejauh 25 – 50 meter dari semua arah. 
  • Lindungi saluran air, penampung air, basement atau area tertentu. T
  • utup tumpahan dengan plastik untuk mencegah penyebaran. 
  • Kurangi uap dengan menyemprotkan air.

Tumpahan sedikit :
Absorbsi dengan menggunakan pasir atau bahan lain yang tidak dapat terbakar. Kumpulkan tumpahan ke dalam kemasan yang sesuai untuk pembuangan.Jangan meletakkan air didekat wadah pembuangan.

Tumpahan sedikit dan kering :
Jauhkan kemasan dari lokasi tumpahan dan pindahkan ke tempat yang aman.

Tumpahan banyak :
Bendung tumpahan untuk pembuangan lebih lanjut. Isolasi daerah bahaya dan orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk. Beri ventilasi pada tempat yang tertutup sebelum memasuki area

Ke udara : Data tidak tersedia
Ke air : Data tidak tersedia
Ke tanah : Data tidak tersedia

Pengelolaan Limbah


  • Sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.
  • Bakar atau pendam limbah sisa bahan, jangan membuangnya ke perairan.
  • Cari tikus dan mencit yang mati lalu bakar atau kubur.

Informasi Transportasi 

Pengangkutan Udara IATA/ ICAO :

Nama teknis yang benar : Pestisida derivat kumarin, padatan, beracun
Nomor UN/ID : 3027
Kelas IATA/ICAO : 6.1
Kelompok kemasan : II
Penandaan : Toksik (Toxic)/ Beracun (Poison)

Pengangkutan Laut IMDG :

Kode instruksi kemasan : P002 (IMDG Code)
Nama teknis yang benar : Pestisida derivat kumarin (coumarin derivative pesticide), padatan, beracun
Nomor UN/ID : 3027
Kelas : 6.1
Kelompok kemasan : II
Nomor EmS : 6.1-04
Nomor MFAG Table : 535
Polutan laut : Ya

Informasi Lain 

Nomor RTECS : GN4934750
Nomor EINECS : 259- 980-5
Brodifakum - Brodifacoum
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaSlLW7rrsCbkPC-zruU5GaM9Icceru2lWX6hZTMxXO2qDcw13-d7aCTxS9Ek0zJ2ULRr1p0qGCrUlLaDDxNHFjkygaDmlkqoplsF2tL1nXwacggrJpW5P77pPLcUEnAMtfTshrXzJbeM/s72-c/Brodifacoum.png
Baca...!
MSDS Solfac 10 WP

MSDS Solfac 10 WP

Solfac 10WP

Di bawah ini MSDS Solfac 10 WP :









Solfac 10WP

Di bawah ini MSDS Solfac 10 WP :









MSDS Solfac 10 WP
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJaKSVyd3nqm7yrXXJsvA-c32Dqr1pLGaoNAPE293mYavbMHTpk4Ys2aNb9Agxw-M01BXt0889swMLWh83kZCdye1Wwzw9Jaq7FPeCwYymnGpKJgTnaETq862l0mJL8G1c8CmsLoaSlF8/s72-c/Solfac+10WP+20gr++%25282%2529.JPG
Baca...!
MSDS Flygard 1 GR

MSDS Flygard 1 GR

Umpan Lalat

Di bawah ini MSDS Flygard 1 GR :

MSDS Flygard 1GR

MSDS Flygard 1 GR

Flygard

Umpan Lalat

Di bawah ini MSDS Flygard 1 GR :

MSDS Flygard 1GR

MSDS Flygard 1 GR

Flygard

MSDS Flygard 1 GR
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHJSmZqduyszIOvRW-_ri4k8EJUyZJ6z2bE_yfQXxUdki6qigfXU65CB0SIu_ELtUSGCWCBwssplAfyi5sv30MBLZx6ankvVcA8bCoD8slG1O0_196WDKo_f6Qwd3eD4GyYqleWDqsKf4/s72-c/Fly+Gard+1GR+800gr.JPG
Baca...!
MSDS Talon 0,005 BB

MSDS Talon 0,005 BB

Umpan Tikus

Di bawah ini MSDS Talon 0,005 BB :
Umpan Tikus

Di bawah ini MSDS Talon 0,005 BB :
MSDS Talon 0,005 BB
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEnf61f1F9xIg5uujhoIxHV82aAqXMAdgJizUIzP95NJA2w8j4RkgrhkZl489ag4KoVhogVlPiKLPJdFHvt7E3PEhNp5NlPgNxFyLiJBgW_oD4XsPWWwBNztdAdmfKRwdhR10PadIWcAM/s72-c/Talon+0%252C005B+5kg.JPG
Baca...!
MSDS Premise 70 WG

MSDS Premise 70 WG

Anti Rayap Ampuh

Di bawah ini MSDS Premise 70 WG :
Anti Rayap Ampuh

Di bawah ini MSDS Premise 70 WG :
MSDS Premise 70 WG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxCGVXA5idwvtM_AsrwaZF02_tx7J09jbww2IWD55GItDZlrZ_iH1teZlxn_kK8EDlCabWfTWfyxad1T3wPeLUe9TL-xoR1Y8uWxAgUX_Sp11FDTu74qWg3JcAKwvfQxORStXp_2S5CT0/s72-c/Premise+70WG+250gr.JPG
Baca...!
MSDS Conant 1,75 GR

MSDS Conant 1,75 GR

Umpan Semut

Di bawah ini MSDS Conant 1,75 GR :
Umpan Semut

Di bawah ini MSDS Conant 1,75 GR :
MSDS Conant 1,75 GR
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVyJ4HSGc07MfmzmRQ59vEUhgMIzScir-rqCeBaAwlpt54FHgPDiKV78z9DAyo3BtV0ogDyjwQpmF5RMsv1Gz3jfzX3jzNGL6VID21VamHOpW-AcRaqD2e_zBhr2mJT5_e5793doCkYo4/s72-c/Conant+1%252C75GR+20gr.JPG
Baca...!
MSDS Contrac 0,005 BB

MSDS Contrac 0,005 BB

Racun Tikus Ampuh

Di bawah ini MSDS Contrac 0,005 BB :
Racun Tikus Ampuh

Di bawah ini MSDS Contrac 0,005 BB :
MSDS Contrac 0,005 BB
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0Xwvo0HTQqzyfOZovd6WPzi5Em0pvAp8U11J2y2bXSifXQ11jR2Z_iFcsToM7yRHS-qdJ3-wfMfZAGKel-mnc93vw2f2tZMY2AzMNMhSy2Lbj8lF14PULkcjPXVBINh00ict6xrCwx2Q/s72-c/Contrac+0%252C005BB+1kg+Pil.JPG
Baca...!
MSDS Ficam 80 WP

MSDS Ficam 80 WP

Pembasmi Malaria

Di bawah ini MSDS Ficam 80 WP :
Pembasmi Malaria

Di bawah ini MSDS Ficam 80 WP :
MSDS Ficam 80 WP
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGRTUPdMfIpPcF_O25Darn7ALtXGHMhG6RnEeUMIfH_rmW2RrCkBd6au2IiyIhYiIH3CZxkySDDf0dLYR5_FylDz1_tsM7SRHC0PxRIYcp7HJkjAG5PQw3hH84a0U9vfvtLXnN7en6ipo/s72-c/Ficam+80WP+53gr.JPG
Baca...!
MSDS Icon 25 EC

MSDS Icon 25 EC

Obat Fogging Ampuh

Di bawah ini MSDS Icon 25 EC
Obat Fogging Ampuh

Di bawah ini MSDS Icon 25 EC
MSDS Icon 25 EC
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDnD01QyDvgRA0ELsBp_l-LwGSLRBKHyfyTWQUDKCwmXMRc4lhRV9h4cl8MeD3ZjFFf0tP81iO_vD4mV9nSvJJUI1hjrW93SomrwP6HI8hnHMIcgcIVDqfu3GAcFGp_mf4yN9ffp6X24o/s72-c/Icon+25EC+1L.jpg
Baca...!
MSDS Smash 100 EC

MSDS Smash 100 EC

Obat Fogging Nyamuk
DI bawah ini MSDS Smash 100 EC :
Obat Fogging Nyamuk
DI bawah ini MSDS Smash 100 EC :
MSDS Smash 100 EC
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj36E2Z73J4jlrtxgg8G7k-7eeIKh8EMQaiqBSr5-QvetV55AY94vLMpCtdovNV8OqKkwPxECg2mJbNpcDjcY8XWujL_mCY-H7qyRuOqdBw8gBI4ZSp7I_cYayVwQj18Vm10qdb_sEAqSg/s72-c/Smash+100EC+500ml.jpg
Baca...!
MSDS ActellicPro 500 EC

MSDS ActellicPro 500 EC

Pembasmi Hama Gudang

Di bawah ini MSDS ActellicPro 500 EC :
Pembasmi Hama Gudang

Di bawah ini MSDS ActellicPro 500 EC :
MSDS ActellicPro 500 EC
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTB2IWOnDuqhNQtLjLQ-5XyroaxzH3QAjn-EPvJ5M2Ba8VsPD8rUsVNn4hv71qfaDYzhRj9GGpWTixN4kzkrCCp9Kxhg1Snv2qS7Fvbf9XLi_HNzE4P4bDv0Fsd4esS_dAUnmc4cdWjwE/s72-c/Actellic+Pro+500EC+1L.JPG
Baca...!
MSDS Mustang 25 EC

MSDS Mustang 25 EC

Obat Fogging

Di bawah ini MSDS Mustang 25 EC
Obat Fogging

Di bawah ini MSDS Mustang 25 EC
MSDS Mustang 25 EC
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhprl8_iwol2iVth_SMRgSftKSOhYSndwa1dEY0ZB_MCUHKzvMffmVjWcTrBFuy-Qb_fpQcmfLE9fiZE-lTkeifKyyvcxVEllMwY4iAK-9E1aLbBllVJY6-KGJTu7J-XzrB2lTrkemPuGs/s72-c/Mustang+25EC+1L.JPG
Baca...!
MSDS QuickBayt Spray 10 WG

MSDS QuickBayt Spray 10 WG

Pembasmi Lalat

Di bawah ini MSDS QuickBayt Spray 10 WG
Pembasmi Lalat

Di bawah ini MSDS QuickBayt Spray 10 WG
MSDS QuickBayt Spray 10 WG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEic61Leu1DDFEj1rKt9Z9UIyYlT-9EFbAlHnyyfR18wH7qv0VlpB-1lnDEzzHgaHljIv3UAXwiBBIXS0xIjOy-yeboY_yr8p3f4VWX8ELWvo2odxPBTmTftxEVJvqJ2KNx2V3LUoesTtdU/s72-c/QuickBayt+Spray+10WG+250gr+New.JPG
Baca...!
MSDS Maxforce Forte 0,05 Gel

MSDS Maxforce Forte 0,05 Gel

Pembasmi Kecoa

DI bawah ini MSDS Maxforce Forte 0,05 Gel
Pembasmi Kecoa

DI bawah ini MSDS Maxforce Forte 0,05 Gel
MSDS Maxforce Forte 0,05 Gel
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivj-RcM-62f1dv3McIQw9AY607CECSIWsEUA2i1NXzyGA6r9dxUnsatuyz5bpYyuZxKqKOdr9zYRsTqQwscYsV0gyYg9V6pk58-kMeNR9b-I2Bbnw9dtNJ6ETOE7WLor9-I60UBuyvFCY/s72-c/Maxforce+Forte.JPG
Baca...!
MSDS Optigard Ant 0,01 RB

MSDS Optigard Ant 0,01 RB

Racun Semut

Di bawah ini MSDS Optigard Ant 0,01 RB :
Racun Semut

Di bawah ini MSDS Optigard Ant 0,01 RB :
MSDS Optigard Ant 0,01 RB
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi86X8Ooyq8BAfAROi8XrSBkci29jv6CMROR548jddyP7mrRUlWJTSCLtI99zd6_uAF8YqLm5Co7cGhaHI9WQIYAeVWSxt9qQYqx6RkOs-C9itID0UBH0XMh3VIcTOvoEstTuq9sm1vwxo/s72-c/Optigard+Ant.JPG
Baca...!
MSDS Abate 1 GR

MSDS Abate 1 GR

Pembasmi Jentik Nyamuk

Di bawah ini MSDS Abate 1 GR
Harga Bubuk Abate

Harga Abate 1kg

Abate Artinya

Harga Abate 1 gr

Abate 1 GR

Harga Abate

Pembasmi Jentik Nyamuk

Harga Abate

Cara Penggunaan Abate

Bubuk Abate Murah

Jual Abate

Distributor Abate

Cara Menggunakan Abate

Abate 1 SG

Tempat Jual Abate

Pembasmi Jentik Nyamuk

Di bawah ini MSDS Abate 1 GR
Harga Bubuk Abate

Harga Abate 1kg

Abate Artinya

Harga Abate 1 gr

Abate 1 GR

Harga Abate

Pembasmi Jentik Nyamuk

Harga Abate

Cara Penggunaan Abate

Bubuk Abate Murah

Jual Abate

Distributor Abate

Cara Menggunakan Abate

Abate 1 SG

Tempat Jual Abate

MSDS Abate 1 GR
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicV6RGt6U3pfMs7cEgJg8w5I4k6W74L_hxa0kuy8d49Z-OWCjkvZQIeBNQD_v1eOXl8grH_9wDH1rMEZFByGyhy8SLOEowDeIJeCNKiwwD-3UBL2DTikC8-BNVYSKDt8jjRLNGqEMQ4iQ/s72-c/Abate+1+GR.png
Baca...!
 
Support : Alat Pest Control | Wong Ganteng | Obyek Wisata | Obat Pest Control
Copyright © 2011. Blog King's Shop - All Rights Reserved
Sponsor by Chemical Pest Control | Peralatan Pest Control
Proudly powered by Blogger